BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Senin, 23 November 2009

Hari yang menyedihkan

Saya sedih dengan keadaan badan saya yang malam tadi dalam keadaan kurang sehat. Padahal, dimalam itu tugas yang harus saya kerjakan begitu banyak, baik itu tugas dari kampus maupun tugas dari sekolah tempat saya mengajar. Dengan keadaan seperti itu, hati saya merasa tidak tenang, karena saya tidak dapat mengerjakan tugas-tugas tersebut. Tetapi, alhamdulillah setelah minum obat rasa sakit di kepala saya sedikit membaik. Dan saya pun terlelap tidur dengan nyenyak.
Sebangun dari tidur kira-kira jam 02.30 saya merasa senang dan bersyukur karena kondisi badan saya Alhamdulillah lebih membaik dan tentunya itu semua berkat izin dan Ridho Allah SWT. Sehingga menjelang pagi itu, saya dapat mencicil untuk mengerjakan tugas-tugas saya, meskipun belum dapat mengerjakan tugas semuanya tetapi saya cukup merasa senang dan sedikit agak tenangan. Dan Alhamdulillah di pagi harinya pun saya sudah dapat beraktivitas lagi seperti biasanya yaitu pergi mengajarkan ke sekolah untuk mengamalkan ilmu yang saya dapat kepada anak-anak didik saya.

Jumat, 20 November 2009

Keindahan Alam

Nuansa Pagi

Dipagi yang sejuk dan sunyi
Kutatap langit mendung diselimuti kabut pagi
Saat kabut beranjak pergi
Nuansa alam terkuak indah tak berperi

Semilir angin pagi yang lembut
Menggugah rasa damai dihati
Disuasana pagi kabut asap
Melambung tinggi
Berjalan meniti langit

Saat pagi menjelang
Pepohonan tampak berseri
Daun-daun terbasuh embun pagi
Menjadikan tanah merah basah


Oleh:Hermayanti

Tugas UTS TPKI

Dari makalah yang saya baca tentang "Gerakan Pemurnian Wahabi:Muhammad Bin Abdul Wahhab"saya berpendapat bahwa isi dari makalah tersebut belum memenuhi standar penulisan makalah.Disebabkan karena tidak adanya kerangka,daftar isi,dan apa tujuan dari penulisan tersebut serta tidak ada daftar pustaka.
Dilihat dari segi tulisan banyak terdapat kata dan kalimat yang kurang efektif,tidak baku atau tidak sesuai dengan EYD.Misalnya disana terdapat kata:hairan seharusnya heran,penziarah seharusnya peziarah,mahupun seharusnya maupun,tahyul seharusnya tahayul,diperolehinya seharusnya diperolehnya,pemikran seharusnya pemikiran,dan lain-lain.Disamping itu juga terdapat pemborosan kata,misalnya:dirusak-rusak seharusnya dirusak,kedua-dua ulama seharusnya kedua ulama,dan lain-lain.
Adapun penuturan makalah ini menurut saya karena banyak terdapat bahasa yang rancu sehingga memusingkan pembaca dan membuat pembaca malas dan tidak semangat untuk melanjutkan membacanya.

Selasa, 20 Oktober 2009

Tugas 1

Ketika pertama saya terjun kedunia pendidikan untuk belajar menjadi seorang guru (pendidik) di TK (taman kanak-kanak), saya memiliki banyak kesan dan pengalaman yang begitu menyenangkan dan tak mungkin terlupakan. Dimana di sekolah itu saya dapat mendidik dan mengajarkan berbagai ilmu kepada anak didik saya dan tentunya sambil bermain dengan mereka.
Dengan mengajar di TK Alhamdulillah sikap saya dapat menjadi lebih dewasa, dan berusaha untuk menjadi sosok seorang ibu yang memiliki sifat lemah lembut, penyabar, penyayang dan ceria. Di tempat itu saya mampu mengenal berbagai karakter anak yang sangat berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Diantaranya: ada anak yang nakal, anak yang pendiam, anak yang humoris dan sebagainya.
Alhamdulillah meskipun karakter anak-anak yang dihadapi berbeda, tetapi saya berhasil mendidik mereka dengan baik. Diantaranya: saya mampu mengajarkan mereka bagaimana solat, sekaligus doa-doanya, menghafal surat-surat pendek, belajar membaca, menulis berhitung, bercerita dan lain sebagainya. Dan itu semua bagi saya merupakan sebuah prestasi atau keberhasilan saya dalam mengamalkan ilmu yang telah saya dapat.
Adapun keberhasilan saya selain itu Alhamdulillah dengan ijin dan ridho Allah saya dapat mengajar di SMP PGRI Nagrak. Disana pun saya mendapatkan kesan-kesan yang begitu menyenangkan pula, meskipun sedikit ada perbedaan antara mengajar di SMP dan TK. Dimana di SMP itu dituntut untuk sedikit profesional dalam mengajar anak didik saya karena anak yang dihadapi pun berbeda lebih besar dibanding di Tk. Disana saya harus mampu berperan di samping sebagai guru juga sebagai sahabat bagi anak didik saya, dan itu merupakan tantangan bagi saya.
Tantangan mengajar di SMP begitu berat, dimana di SMP saya memiliki tanggung jawab yang begitu besar dalam mengajar dan mendidik akhlak mereka untuk menjadi lebih baik lagi. Meskipun itu sulit, tetapi saya akan berusaha dan mencobanya.